Teknik membangun hubungan kerja yang harmonis dengan atasan

Selain masalah gaji, lingkungan kerja yang kondusif merupakan faktor penentu agar kita betah bekerja di suatu perusahaan.  Suasana kerja yang baik akan mendorong terciptanya kinerja yang prima. Sebaliknya, jika permasalahan kerap muncul, maka sebagai karyawan, kita akan merasa malas bekerja karena tidak nyaman.

Namun, kondisi ideal dalam bekerja belum tentu serta-merta terjadi. Ada saja celah yang menimbulkan perasaan ingin resignatau mengundurkan diri. Sebuah penelitian di Amerika Serikat mengungkap bahwa terdapat kurang lebih satu juta karyawan yang berhenti bekerja karena konflik atau memiliki ketidakcocokan dengan atasan.

Hal tersebut terjadi karena beberapa alasan. Salah satunya, tidak bisa menyesuaikan diri dengan atasan.  Ada kalanya kita sebagai karyawan perlu menyesuaikan diri agar klop atau cocok dengan gaya atasan saat bekerja, karena bagaimanapun, atasan langsung memiliki peran krusial dalam menentukan arah karir kita. Kinerja kita dinilai oleh atasan, semakin baik kita membangun hubungan dengan atasan, akan sebaik baik persepsi atasan kepada kita.  Tentunya hal ini berdampak pada masa depan dan kelangsungan karir di perusahaan.

Oleh karena itu, agar tetap nyaman di tempat kerja, ada baiknya kamu membangun hubungan baik dengan atasan. Memiliki hubungan harmonis dengan atasan memberikan banyak manfaat. Selain rasa semangat untuk bekerja tentunya.

Seorang karyawan yang memiliki hubungan baik dengan atasan, akan lebih mudah mengutarakan kesulitan yang dialami. Tak hanya bagi karyawan terhadap atasan.  Atasan pun diuntungkan dengan kondisi ini. Mengapa begitu? karena mereka dapat mengetahui keadaan sebenarnya yang terjadi di lapangan.

Memiliki hubungan yang harmonis dengan atasan juga memungkinkan kamu sebagai karyawan untuk lebih sering berinteraksi. Misalnya,  saat makan siang bersama di jam istirahat. Pada kesempatan tersebut kamu bisa mendengar pengalamannya, perjalanannya membangun bisnis, atau kebiasaan sehari-hari yang bisa kamu pelajari dari atasan.  

Melalui interaksi informal tersebut, akan banyak hal-hal yang bisa dipelajari dan diambil manfaatnya untuk diterapkan dalam hidup kita nantinya.

Memiliki hubungan harmonis dengan atasan juga berdampak pada meningkatnya kepercayaan atasan pada kamu.  Atasan yang percaya penuh pada bawahannya, akan terbuka dan siap membantu kamu untuk berkembang, dan tentunya hal ini akan membuat kamu juga semakin bersemangat saat bekerja.

Memiliki hubungan yang baik dengan atasan bukan hanya berguna untuk karir, namun juga bermanfaat untuk kelancaran pekerjaan di masa depan.  Ingat, tidak ada kerja yang permanen selamanya.  Akan ada perubahan.  Dengan memiliki hubungan baik dengan atasan, kamu sudah membangun jembatan untuk masa depan kamu.

Nah, jika saat ini kamu telah menciptakan hubungan kerja yang positif dengan atasan kamu, selamat! Pertahankan selalu. Namun, jika saat ini kamu belum mampu memiliki hubungan yang baik dengan atasan, maka tidak ada kata terlambat. Berupaya lebih baik dalam bekerja, sehingga atasan semakin positif kepadamu, dengan begitu hubungan yang harmonis dan positif segera tercipta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *