Hal-hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Memutuskan Resign

Ingin  resign dari pekerjaan tetapi masih ragu? Memutuskan resign merupakan sebuah keputusan besar yang tidak mudah. Saat kamu sudah tidak merasa nyaman lagi di tempat kerja, seringkali hal yang terlintas di pikiran kamu adalah resign dan mencari tempat kerja baru.

Banyak faktor mengapa seseorang pada akhirnya memutuskan untuk resign atau pindah kerja dari pekerjaan lamanya. Menurut riset dari Payscale yang dilansir dari Ladders (2019) alasan-alasan teratas yang menyebabkan pegawai memilih untuk resign, adalah sama dengan alasan mereka ingin melamar pekerjaan yang baru.

Sebanyak 38% pegawai resign karena ingin memperoleh gaji lebih tinggi. Selain itu, 46% responden resign mengaku tidak memiliki kesamaan nilai pada pekerjaan sebelumnya. Mereka memilih pekerjaan baru karena berharap memperoleh pekerjaan yang lebih bermakna.

Pada kelompok pegawai yang resign karena ingin promosi jabatan, sebanyak 46% responden memilih pindah kerja ke perusahaan baru yang menawarkan tanggung jawab lebih besar.

Resign menjadi pilihan yang dirasa tepat bila berbagai cara telah dilakukan untuk menghadapi atau menyelesaikan masalah di tempat kerja namun hasilnya nol. Masalah bisa beragam jenis, mulai dari ketidakcocokan jobdesk dengan passion, masalah dengan bos atau rekan kerja, gaji yang tidak sesuai, jenuh tingkat akut, tidak bisa berkembang, dan berbagai permasalahan lainnya.

Resign atau mengundurkan diri dari pekerjaan akan menjadi momen penting, saat seseorang akhirnya berani memutuskan mundur dan setelah dilakukakan merasa lega. Meskipun demikian, keputusan resign membutuhkan banyak pertimbangan.

Tawaran gaji tinggi atau posisi yang baik tidak menjamin kamu bisa ‘happy’ di tempat kerja yang baru. Sebelum pindah kerja, baiknya pikirkan masak-masak kelebihan dan kekurangan tempat kerja baru dibanding tempat kerja lama.

Resign juga bukan perkara mudah bagi sebagian besar orang. Pastinya banyak kekhawatiran muncul dibenak yang membuat niat mengajukan resign menjadi maju mundur. Terlebih bila kita termasuk golongan yang lebih menyukai zona aman.

Banyak dari kita yang tidak punya gambaran apa yang akan kita lakukan pada karir selanjutnya. Seringkali kita hanya tahu bahwa kita tidak ingin tetap tinggal pada posisi saat ini. Tetapi, bisakah kita memutuskan, apa yang sebaiknya kita lakukan?

Kalau kamu masih bingung mau apa pasca resign, lebih baik tahan dulu keinginan kamu untuk pindah kerja. Namun, kalau kamu sudah jelas akan melakukan apa setelah resign dan sudah punya rencana matang berikut cadangan finansial yang memadai, maka jangan tunda-tunda, segera resign dan wujudkan rencana itu.

Intinya kalau kamu sudah bertekad untuk resign, kamu harus sudah yakin dengan rencana masa depanmu. Lengkap dengan segala macam skema dan skenario baik dan buruk yang akan terjadi nantinya. Pikirkan juga konsekuensi-konsekuensi yang harus kamu hadapi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *