Apa saja yang harus dihindari agar karir tidak mentok

Karir yang stagnan bisa terjadi dan dirasakan oleh siapa saja. Kegelisahan semacam ini umumnya dirasakan oleh  kamu yang sedang bekerja, baik bekerja di perusahaan, bekerja freelance, maupun bekerja sebagai entrepreneur.

Jika kamu merasa karir yang dilakukan saat ini berjalan di tempat dan tidak menunjukkan tanda-tanda perkembangan, maka kamu harus tahu apa saja yang menyebabkan kamu merasa mentok atau stagnan.

Kesalahan paling sering yang menyebabkan karir mentok atau stagnan dan harus kamu hindari adalah tidak mau belajar. Pasalnya, ketidakmauan kamu untuk belajar membuat kemampuanmu tidak ter-upgrade, sehingga menyebabkan karirmu jadi stagnan.

Apalagi, jika pekerjaan saat ini sudah kamu tekuni selama bertahun-tahun, sehingga kamu menganggap tak perlu ada lagi hal baru yang perlu kamu pelajari. Padahal, justru menambah pengetahuan dan skill harus dilakukan agar karir bisa melaju.  Intinya, kalau mau karir melesat, kemauan belajar harus tinggi. ini sangat baik untuk karirmu kelak.

Maka dari itu, penting memacu diri agar terus mau belajar. Pelajari hal-hal apa saja yang menarik bagimu, meskipun itu tak ada hubungannya dengan passion atau bidang pekerjaanmu saat ini. Atau, kamu bisa mempelajari hal-hal yang menjadi kelemahanmu selama ini, sehingga kelemahanmu itu tidak menghambat karirmu di masa depan.

Mudah puas dengan apa yang dicapai saat ini juga bisa menyebabkan karir kamu mentok atau stagnan. Kenapa? Karena jika kamu merasa cepat puas akan pencapaian, maka kamu tidak terdorong untuk meningkatkan kapabilitasmu. Akibatnya tidaklah bagus untuk masa depan karirmu.

Perasaan mudah puas -disadari atau tidak-, justru menggerus semangat dan motivasi untuk mengembangkan diri. Akibatnya, kamu enggan berusaha atau bekerja keras untuk menciptakan prestasi dan kinerja yang lebih baik.  Padahal berusaha semaksimal mungkin menjadi syarat untuk mencapai posisi jabatan yang lebih tinggi.

Dan satu lagi yang perlu dihindari adalah membatasi diri dan tidak mau memperluas jaringan kerja. Tahukah kamu? Memperluas jaringan kerja itu termasuk investasi.  Kamu tidak akan pernah tahu dimana dan kapan karir suksesmu akan bermuara.

Segala hal yang telah direncanakan bisa saja tak sesuai dengan kenyataan. Loyalitas terhadap perusahaan tempat kamu bekerja memang harus selalu dijaga, namun itu bukanlah segalanya. Ada banyak kesempatan yang bisa diraih jika kamu memperluas jaringan kerja.

Jika kamu merasa  perkembangan karirmu mandek padahal kamu mampu untuk mencapai jenjang yang lebih tinggi, mengapa harus bertahan? kamu bisa dengan mudah melakukan lompatan dengan berbekal jaringan kerja yang luas.

Sebaliknya, jika kamu membatasi diri dan tidak mau memperluas jaringan kerja, maka kamu akan lebih sulit untuk menemukan peluang ataupun mencari kesempatan lain.  Tentunya ini berdampak terhadap kemajuan karirmu.

Nah, jika karir kamu tidak mengalami perkembangan meski telah bekerja bertahun-tahun lamanya, cobalah cek, adakah kesalahan yang dilakukan? Kesalahan-kesalahan dalam karir memang sering kali dilakukan tanpa kita sadari.

Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri. Selama masih memiliki keterampilan dan keahlian serta dedikasi yang tinggi terhadap pekerjaan, maka kesempatan untuk meraih sukses dalam berkarir akan senantiasa terbuka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *