Seberapa Penting Passion Dalam Karir

Bisa berkarir di bidang yang disukai apalagi dicintai pastilah didambakan oleh setiap orang. Bagaimana tidak? Selain kita bisa selalu semangat karena melakukan pekerjaan yang kita cintai, kita juga dibayar atas apa yang kita kerjakan tersebut.

Setiap orang berharap supaya bisa bekerja sesuai passion yang dimiliki agar bisa lebih menikmati apa yang dikerjakannya. Tapi apa daya, hal ini tidak mudah diwujudkan. Bukan karena skill yang tidak memadai, tapi karena lapangan pekerjaan yang terbatas seringkali menghambat keinginan seseorang untuk bekerja sesuai passionnya.

Bisa dibilang tak semua orang beruntung menemukan pekerjaan sesuai dengan passion sejak awal bekerja. Kadang bahkan seseorang tidak mengenali apa passion-nya. Hal ini bisa dikarenakan faktor kondisi, minat yang terus berubah, dan juga belum banyaknya pengalaman untuk terus tumbuh dan mengeksplorasi. 

Mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan passion juga butuh proses dan menemukan passion memang tidak mudah, kadang-kadang seseorang harus mengenali terlebih dahulu apa yang menjadi ‘blind-spot’ nya sebelum mengetahui passion-nya. Seseorang bahkan perlu mengeksplorasi beberapa minat dan bekerja di beberapa bidang hingga pada akhirnya menemukan passion yang dicarinya selama ini. 

Pada intinya, semakin kita mengenali diri sendiri, akan semakin mudah kita mengetahui apa yang kita butuhkan dalam berkarir. Paling tidak, dengan kita mengetahui dan mengenali kelebihan dan keterbatasan  diri sendiri, akan semakin mudah mengidentifikasi passion. Salah satunya adalah mengenali profil kepribadian dan minat kerja kita, apakah lebih suka bekerja dengan ide, orang,  benda atau data, hal ini akan sangat membantu kita untuk bisa menentukan pilihan karir di awal mencari pekerjaan.

Untuk mempunyai karir di bidang yang sesuai dengan passion kita memang membutuhkan kerja keras, bahkan kadang pengorbanan. Tidak semua keahlian atau skill kita memiliki prospek kerja yang menjanjikan. Demi mengejar passion, Anda mungkin harus berusaha lebih keras dibandingkan orang lain. Banyak jatuh bangun dan perlu lebih banyak menerima kritik dari orang-orang terdekat yang tidak suka dengan keputusan yang Anda ambil. Meskipun tidak semua orang mengalaminya. 

Menurut sebuah studi yang dimuat dalam Harvard Business Review (2016), punya tujuan dalam hidup membantu memperpanjang usia seseorang hingga 15%. Begitu juga dengan punya tujuan dalam bekerja. Sesekali jenuh dengan pekerjaan itu wajar. Namun bila sudah merasa stuck dan burn out, mungkin ini waktunya Anda mencari dan menemukan kembali tujuan dan passion Anda dalam bekerja.  

Apapun yang sedang Anda jalani merupakan proses perjalanan hidup dan karir Anda. Jadi, nikmati saja proses penemuan passion dalam karir. Karena banyak orang yang juga menjalani proses yang sama dalam kurun waktu tahunan. Tak ada cara instan menemukan jati diri termasuk dalam kaitannya dengan karir Anda.

Selamat berproses dan menjadi diri yang terbaik!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *