Tips Menyikapi Kritikan dengan Cara yang Tepat

Apa Anda pernah mendapatkan kritik dari atasan atau rekan kerja? Memang tak enak ketika kita dikritik, entah itu oleh atasan atau rekan kerja. Anda merasa hasil kerja Anda tidak dipandang, kemampuan Anda dipertanyakan, atau pribadi Anda diremehkan. Kritikan juga bisa mempengaruhi kreativitas, produktivitas, dan motivasi kerja.

Namun, kita bisa memandang bahwa kritikan adalah bagian dari pembelajaran dalam membangun karir. Kritikan memang tidak menyenangkan dan mengganggu kita. Namun bila kita menerimanya, walau merasa kesal, malu, bahkan marah, kita tetap akann mendapatkan manfaat atas kritik tersebut daripada bersikap defensif atau tidak menerima kritikan tersebut.

Ada baiknya tidak terlalu mengambil hati atas kritikan ataupun ulasan buruk atas hasil kerja kita. Performa kerja lebih kepada bagaimana perilaku kerja kita dinilai, dan bukan pribadi kita sebagai personal.  Dengan menerima kritik sebagai bagian dari pembelajaran, maka dampak positif dapat kita capai.

Saat mendapatkan kritikan sebaiknya tenangkan diri. Coba lakukan introspeksi untuk menjawab semua kritikan tersebut dengan jiwa besar. Saat performa diri dalam kondisi yang labil, maka kritikan biasanya akan dipahami secara negatif, dan secara otomatis akan mengakibatkan diri kita merasa tertekan. Jadi, pastikan untuk menjadikan setiap kritikan sebagai pengetahuan berharga dalam upaya memperkuat kualitas diri.

Menurut Dr. Hendrie Weisenger dalam bukunya, How to Deal with Criticism, kritik itu diperlukan karena memberi informasi kepada kita apa yang penting dalam hidup kita. Contoh dalam relasi dengan pasangan, memberi dan menerima kritik dengan pendekatan yang positif adalah kunci untuk membantu Anda tumbuh bersama. Sementara dalam dunia kerja, organisasi akan berkembang atau gagal berdasarkan evaluasi atas tugas dan hasil kerja. 

Jadikan setiap kritikan sebagai energi positif yang membangkitkan motivasi diri untuk menjadi lebih baik lagi di masa depan.  Jangan pernah biarkan sikap pesimistis orang lain terhadap kemampuan diri sendiri merusak semua potensi hebat yang ada di dalam diri kita.

Kita harus menjadi pribadi tegar, yang tak tergoncangkan oleh badai kritik. Bahkan kalau perlu kita jawab semua keraguan orang lain terhadap diri kita dengan prestasi dan cara kerja yang lebih hebat dari yang diminta atasan.

Saat hasil kerja dikritik, berbahagialah. Dengan begitu, kita bisa mendapatkan banyak pelajaran untuk membangun diri kita. Kita bisa menjadikan kritik tersebut sebagai motivasi untuk memperbaiki pekerjaan yang dinilai masih kurang sesuai dengan yang dibutuhkan.

Buktikan kepada atasan bahwa kita bisa melakukan lebih dari yang kita kerjakan tersebut. Dengan melontarkan kritikan pedas, bisa jadi atasan kita melihat potensi sesungguhnya dalam diri kita dan berharap kita menyadarinya.  Jadikan kritikan sebagai motivasi untuk diri Anda agar bisa bekerja lebih maksimal lagi ke depan. Kritikan merupakan hal yang wajar dan hampir semua pekerja pernah mengalaminya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *