Tahapan Perkembangan Karir

Salah satu informasi terkait karir yang penting untuk diketahui adalah tahapan perkembangan karir.  Menurut teori Super’s Life-Career Rainbow, tahapan perkembangan karier meliputi tahap pertumbuhan, tahap eksplorasi, tahap penetapan, tahap pemeliharaan, dan tahap penurunan.

1. Tahap pertumbuhan (Usia 0-14 tahun)

Pada tahap ini, seseorang cenderung mengamati dunia sekitar, memiliki rasa ingin tahu, mengembangkan minat, dan mencoba mengenali dirinya sendiri.

2. Tahap eksplorasi/penjajakan (Usia 15-24 tahun)

Tahap eksplorasi mendorong orang untuk mulai melihat bidang pekerjaan yang ingin ditekuni, menyelesaikan pendidikan, dan mulai bekerja. Di dunia pekerjaan, terkadang seseorang yang berada pada tahap ini masih memiliki komitmen yang rendah, sehingga mudah berpindah-pindah pekerjaan.

3. Tahap penetapan (Usia 25-44 tahun)

Di tahap ini seseorang cenderung mulai menapaki jenjang karier dan memantapkan bidang pekerjaan yang dipilih.

4. Tahap pemeliharaan (Usia 45-65 tahun)

Pada tahap ini, seseorang cenderung memutuskan untuk tetap bertahan pada pekerjaan yang telah dijalani dan mulai meningkatkan kariernya.

5. Tahap penurunan (Usia >66 tahun)

Pada tahap ini, seseorang cenderung mengalami penurunan energi dan minat pada pekerjaan, dan mulai mengurangi pekerjaannya dan menyerahkan pada orang yang lebih muda serta mulai menghadapi masa pensiun.

Tahapan di atas berbasiskan teori, dalam kenyataannya belum tentu tiap orang mengikuti alur tersebut, mengingat pengalaman dan kejadian-kejadian yang berbeda-beda yang dialami oleh setiap orang.  Maka yang paling penting adalah tiap orang menyadari dirinya sendiri dan waktu yang dimilikinya. Semakin muda seseorang memahami pentingnya waktu, akan semakin baik ia dalam membangun tahapan-tahapan karirnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *